Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap pelestarian keanekaragaman hayati, PT INALUM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berkolaborasi dengan Leuser Conservation Partnership (LCP) melaksanakan Program Konservasi Ekosistem Hutan dan Habitat Satwa Endemik di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Sumatera Utara. Program yang berlangsung pada Mei–Juli 2025 ini fokus pada perlindungan hutan Leuser dan satwa kunci Sumatera seperti Orangutan (Pongo abelii), Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatrensis), Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), dan Beruang Madu (Helarctos malayanus). Melalui dukungan pendanaan PT INALUM, LCP bersama Balai Besar TNGL melaksanakan berbagai kegiatan strategis, antara lain: 1) Pelatihan dan patroli hutan dengan metode SMART (Spatial Monitoring and Reporting Tool) untuk meningkatkan kemampuan dan konsistensi tim pengamanan hutan; 2) Bantuan perlengkapan ...
Di tengah pesatnya pembangunan dan alih fungsi lahan, kehadiran Taman Keanekaragaman Hayati (Taman Kehati) menjadi angin segar bagi upaya pelestarian lingkungan. Taman Kehati merupakan kawasan konservasi yang dirancang khusus untuk melindungi dan melestarikankeanekaragaman hayati, baik flora maupun fauna lokal, terutama spesies endemik dan langka yang terancam punah.Taman Kehati tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga memiliki nilai ekologis, edukatif, dan sosial yang tinggi. Dari segi ekologi, taman ini berperanpenting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, menyerap karbon dioksida, dan meningkatkan kualitas udara serta tanah. Tanaman yang tumbuh di taman ini juga menjadi rumah bagi berbagai jenis serangga, burung, dan hewan kecil lainnya yang membentuk rantai kehidupan alami. Dari sisi edukasi, Taman Kehati memberikan ruang pembelajaran langsung tentang pentingnya pelestarian alam. Pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum bisa mempelajari berb...